Category Archives: Anchor

Anchor – Jangkar Emosi Manusia

NLPACADEMIA.com – Anchor atau jangkar emosi adalah salah satu pokok bahasan “wajib” dalam kelas NLP. Namun apa sebenarnya yang dimaksud anchor atau jangkar emosi itu? Ayo temukan jawabannya dalam artikel ini.

Anchor dapat dijumpai dengan mudah dalam keseharian kita. Di sekeliling kita ada banyak contoh anchor yang mempengaruhi keadaan emosi kita. Sebuah senyuman adalah contoh sederhana dari visual anchor. Ketika seseorang senyum kepada orang lain maka kecenderungannya orang tersebut akan membalas senyuman tersebut sebagai balasan untuk menunjukkan itikad baik atau keramah-tamahan. Anchor yang lain dapat berupa kinesthetic anchor seperti suatu perasaan bahagia pada saat ketemu dengan orang yang dicintai, atau auditory anchor seperti pada saat seseorang memanggil nama kita langsung kita menoleh pada orang yang memanggil. Bau atau wangi-wangian adalah merupakan bagian dari anchor juga, yang disebut dengan olfactory anchor. Banyak orang yang teringat kembali ke kenangan masa kecilnya ketika mencium bau tanah setelah hujan atau wangi parfum merek tertentu yang mengingatkan  pada orang yang kita cintai, dan lain sebagainya. Sedangkan anchor yang terakhir disebut dengan gustatory anchor,  yaitu suatu anchor yang bekerja berdasarkan rasa yang dicecap oleh lidah kita. Misalnya, makan rendang mengingatkan kita kepada masakan rendang yang dimasak oleh nenek di kampung sewaktu liburan dimasa kecil.

Secara sederhana anchor dapat dikatakan sebagai jangkar, yaitu suatu jangkar emosi yang memiliki muatan emosi  positif atau negatif dimana seseorang “seolah-olah” mengalami kembali (asosiasi) suatu pengalaman pada saat suatu pemicu diaktifkan. Umumnya anchor yang digunakan adalah resourceful anchor atau anchor positif yang bersumber daya, misalnya: anchor motivasi. Ada kalanya anchor negatif juga digunakan dalam beberapa teknik NLP untuk membantu mengatasi masalah yang sedang dialami oleh klien, salah satu contohnya adalah collapsing anchor dimana anchor positif “diadu” dengan anchor negatif. Atau dalam teknik changing personal history, disini beberapa anchor negatif justru dengan sengaja dipasangd dan digunakan untuk mengatasi problem yang dialami klien.

Anchor merupakan salah satu tool NLP yang sangat bermanfaat untuk merubah state seseorang. Ambil contoh misalnya seseorang sedang down karena beberapa masalah yang sedang dialaminya (misalnya: down karena pekerjaan di kantor, perasaan tertekan karena pressure dari atasan, dsb.). Maka dalam hal ini apabila orang tersebut memiliki anchor motivasi maka ia tinggal mengaktifkan anchor-nya tersebut, misalnya dengan menjentikkan jari maka orang tersebut akan keluar dari state yang sedang down tersebut dan masuk dalam state yang termotivasi yang sudah di install atau dipasang sebelumnya.

Bagaimana cara untuk membuat resourceful anchor yang dapat kita gunakan kapanpun kita menginginkannya? Inilah tekniknya:

  1. Ingat kembali suatu waktu ketika Anda mengalami suatu kejadian yang luar biasa, emosi positif – sebagai contoh: senang, bahagia, dan perasaan luar biasa lainnya (misal: kelahiran anak pertama, kenaikan gaji, membeli rumah pertama, dsb).
  2. Ciptakan kembali pengalaman tersebut senyata mungkin, lihat apa yang Anda lihat, dengar apa yang Anda dengar, dan rasakan apa yang Anda rasakan.
  3. Perkuat perasaan tersebut dengan meningkatkan intensitas submodalitas lainnya, misalnya: buat warnanya lebih menarik, gambarnya lebih dekat, suaranya lebih keras, lebih jernih, dll.
  4. Pada saat perasaan tersebut mulai mencapai puncaknya, pasang anchor-nya dengan cara menyentuh punggung telapak tangan kiri dengan jari telunjuk kanan, kemudian lepaskan sebelum perasaan tersebut mulai menurun (lihat gambar diatas).
  5. Break state. Kemudian test anchornya dengan cara menyentuh punggung telapak tangan dengan jari telunjuk dengan cara yang sama seperti #4. Perhatikan berapa besar perasaan tersebut dapat dirasakan kembali.
  6. Ulangi bila dibutuhkan sampai anchor tersebut terpasang dengan baik. Anchor dikatakan berhasil ter-install apabila pada saat dipicu kembali dengan cara menyentuh punggung tangan kiri dengan jari telunjuk kanan, emosi positif yang sama dapat dialami kembali.
  7. “Top up” atau ulangi secara berkala apabila Anda menginginkan  anchor tersebut bertahan lama. Hal ini disebabkan karena anchor dapat melemah seiring berjalannya waktu.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. SALAM NLP!