Category Archives: Eyes Accessing Cues

Rahasia Dibalik Pola Gerakan Mata

Pernahkah Anda memperhatikan pada saat Anda menanyakan  sebuat alamat yang Anda ingin tuju kepada orang lain dan orang tersebut menjelaskan rute yang Anda harus lalui sambil matanya melirik ke arah kiri atas? Atau apakah Anda pernah memperhatikan bahwa orang yang sedang sedih karena suatu hal, matanya lebih sering melihat ke kanan bawah?

Kenapa bisa terjadi demikian? Berikut ini adalah penjelasannya.

Eyes accessing cues adalah pola gerakan mata yang dilakukan secara bawah sadar pada saat orang mengakses informasi tertentu dalam pikirannya. Maksudnya secara bawah sadar (unconscious) adalah bahwa proses ini berjalan secara alami, tanpa disadari dan berjalan dengan sendirinya (otomatis, tanpa dibuat-buat).

Biasanya, mata akan bergerak ke salah satu arah berikut ini: kanan (atas, tengah, bawah) atau kiri (atas, tengah, bawah). Dengan kata lain mata bergerak mengikuti apa yang sedang diproses oleh pikiran. Hal ini sejalan dengan presuposisi NLP “Mind and Body is part of the same system”, dimana “Mind” merupakan pikiran yang memproses informasi tertentu, dan “Body” adalah mata yang bergerak membuat pola gerakan tertentu mengikuti pikiran yang sedang bekerja.

Dalam NLP, pola gerakan mata ini dipelajari secara khusus dalam kelas praktisi NLP dan berikut ini adalah summary-nya:

1. Kanan atas = Visual Construct (biasanya disingkat dengan “Vc”)

  • Penjelasan: melihat gambar yang tidak pernah dilihat sebelumnya atau menciptakan(meng-construct) gambar yang belum pernah dilihat sebelumnya.
  • Contoh pertanyaan untuk mengakses “Vc”: “Dapatkah Anda membayangkan gajah berkepala singa dan berbuntut kuda?”

2. Kanan tengah = Auditory Construct (biasanya disingkat dengan “Ac”)

  • Penjelasan: Mendengar suara yang tidak pernah didengar sebelumnya atau menciptakan (meng-construct) suara yang belum pernah didengar sebelumnya.
  • Contoh pertanyaan untuk mengakses “Ac”: “Coba dengarkan lagu “Gangnam Style” dinyanyikan dalam dialek lokal”

3. Kanan bawah = Kinesthetic (biasanya disingkat dengan “K”)

  • Penjelasan: Merasakan sesuatu;  1. Dalam bentuk feeling (emosi), misal: senang, sedih, bahagia, dsb. atau 2. Dalam bentuk sentuhan fisik.
  • Contoh pertanyaan untuk mengakses “K”: “Coba rasakan terakhir kali Anda merasa bahagia?” (emosi), atau “Coba rasakan ujung jempol kanan Anda” (fisik).

4. Kiri atas = Visual Remembered atau Visual Recall (biasanya disingkat dengan “Vr”)

  • Penjelasan: Melihat gambar yang pernah dilihat sebelumnya, sama persis dengan yang dilihat sebelumnya.
  • Contoh pertanyaan untuk mengakses “Vr”: “Apa warna bangku yang Anda duduki waktu Anda SMP dulu?”

5. Kiri tengah = Auditory Remembered atau Auditory Recall (biasanya disingkat dengan “Ar”)

  • Mendengar suara yang pernah didengar sebelumnya, sama persis dengan yang didengar sebelumnya.
  • Contoh pertanyaan untuk mengakses “Ar”: “Coba dengarkan suara Ibu Anda memanggil nama kecil Anda?”

6. Kiri bawah  = Auditory Digital / Self Talk (biasanya disingkat dengan “Ad”)

  • Penjelasan: Berbicara dalam hati, berbicara pada diri sendiri, internal dialogue.
  • Contoh pertanyaan untuk mengakses “Ad”: “Apa yang Anda katakan pada diri Anda sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu?”

Note:

  1. Coba latih eyes accessing cues Anda sendiri sebelum mengamati pola eyes accessing cues orang lain dengan cara menanyakan pertanyaan tersebut diatas pada diri Anda sendiri. Apakah polanya sudah benar? Latihan ini akan sangat bermanfaat untuk memahami konsep eyes accessing cues.
  2. Pola diatas adalah untuk orang dengan tangan kanan. Untuk orang kidal biasanya polanya terbalik. Namun, lebih baik dipastikan dengan menanyakan beberapa pertanyaan untuk mengkalibrasi dan memastikan bahwa polanya adalah benar terbalik sebelum mengambil suatu kesimpulan final.

Semoga bermanfaat dan selamat berpetualang di dunia NLP.

~ Live the life you want to live & make sure it is useful.