Category Archives: Nested Loops

Mengatasi Masalah dengan Nested Loops

Setiap hari setiap orang pasti menghadapi masalah. Bahkan satu masalah belum selesai, masalah yang lain sudah muncul, yang kalau muncul tidak jarang membuat orang kesulitan dan membuat orang menjadi stress. Sebenarnya apa sih masalah itu? Saya akan menjelaskannya dengan rangkaian cerita yang dalam Neuro-Linguistic Programming (NLP) disebut dengan nama nested loops.

Seorang ibu paruh baya memiliki dua orang anak, yang satu berjualan payung dan yang satu lagi berjualan es krim. Setiap hari ibu ini kelihatan murung dan bersedih hati. Pada waktu hari terik ia bersedih mengingat anaknya yang berjualan payung tidak laku barang dagangannya. Dan pada saat hari hujan, ia juga bersedih mengingat anaknya yang berjualan es krim tidak laku barang dagangannya. Demikian setiap hari ia selalu bersedih mengingat kedua anaknya tersebut.

Di tempat yang lain, ada seorang bapak dengan lima orang anak yang baru saja melalui hari yang sangat berat. Ia baru saja di PHK karena kantor tempatnya bekerja harus tutup karena keadaan perekonomian yang memburuk akibat dari imbas krisis ekonomi global. Ia sangatstress memikirkan nasib lima anaknya yang masih kecil-kecil dan masih sekolah. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya untuk menyambung hidup sementara hutang sudah gali lubang tutup lubang. Dalam perjalanan pulang ke rumah, ia menaiki sebuah angkot yang kosong dan ia termenung meratapi nasibnya yang sangat buruk tersebut. Tidak lama kemudian naiklah seorang bapak dengan dua anaknya yang masih kecil ke dalam angkot tersebut. Mula-mula mereka duduk dengan tenang namun tidak lama berselang kedua anak kecil tersebut membuat kegaduhan. Mulai dari bercanda, berteriak dan bermain sesuka mereka. Hal ini sangat mengganggu bapak yang baru saja kena PHK tadi dan membuatnya naik pitam dan berkata kepada bapak dari kedua anak itu untuk mendiamkan kedua anaknya yang sangat berisik.

Suatu hari sepulang kerja tanpa disangka-sangka ada seorang tetangga baru yang mengata-ngatai tetangganya yang baru pulang kerja. Dengan pandangan sinis dan bibir sedikit mencibir dia mengatakan: “Dasar, begitu saja sombong!”. Mendengar hal ini, tentu saja tetangganya yang baru pulang kerja tersebut kaget bukan kepalang. Namun karena sudah capek dan tidak mau mencari masalah ia tidak memperdulikannya dan masuk ke dalam rumah walaupun dengan perasaan sedikit emosi. Keesokan harinya pada saat ia pulang kerja, kejadian yang sama kembali berulang. Hal ini membuatnya semakin emosi dan ia berkata dalam hati bahwa kalau besok orang tersebut mengatakan hal yang sama lagi maka ia akan membuat perhitungan dengan orang tersebut karena hal tersebut sudah diluar batas.

Di suatu kota terdapat dua orang kakak beradik yang lahir dari ayah dan ibu yang sama. Keadaan sang kakak sangat berbanding terbalik dengan sang adik, dimana sang kakak sangat terpuruk dalam hidupnya, berandalan dan dianggap sebagai sampah masyarakat. Berbeda halnya dengan sang adik, ia sangat berhasil dalam hidupnya. Ia sangat kaya, terpandang dan dicintai oleh masyarakat di lingkungan dimana ia tinggal. Suatu hari seorang wartawan sangat tertarik untuk mewawancarai kedua kakak beradik ini dan ingin mencari tahu apa sebenarnya yang menyebabkan mereka berdua bisa seperti ini.  Waktu sang kakak diwawancara oleh wartawan tersebut mengenai kenapa ia bisa seperti sekarang ini, ia mengatakan bahwa ayahnya adalah penyebab kenapa ia bisa seperti ini. Ia menceritakan bahwa ayahnya adalah seorang pemabuk, penjudi, sering memarahi dan memukul dirinya. Singkat cerita, alasan kenapa dia bisa seperti ini hari ini adalah karena apa yang dilakukan oleh ayahnya terhadap dirinya dan juga kepada keluarganya. Secara terpisah, wartawan tersebut juga mewawancarai sang adik. Dan alangkah kagetnya si wartawan tersebut karena sang adik mengatakan alasan dia sukses seperti ini adalah karena ayahnya juga. Sama seperti yang diceritakan oleh kakaknya, karena ayahnya adalah pemabuk, penjudi, suka memarahi dan memukuli ibunya, kakaknya dan dirinya maka ia bertekad untuk tidak mau menjadi sama seperti ayahnya.

Pada saat sore hari sesampainya di depan pintu rumah, tetangga tersebut kembali mengatai tetangganya yang baru pulang kerja: “Dasar, begitu saja sombong!”. Berhubung kesabarannya sudah habis, orang yang baru pulang kerja tersebut menggulung lengan bajunya dan mendekati tetangga barunya untuk membuat perhitungan. Sesaat sebelum dirinya memukuli orang yang mengatainya itu, Pak RT lewat dan mengatakan bahwa orang tersebut memiliki kelainan jiwa alias gila. Sontak setelah mendengar hal tersebut emosinya hilang entah kemana dan dirinya tidak jadi membuat perhitungan lagi dengan orang gila tersebut.

Sewaktu bapak yang kena PHK tersebut dengan penuh emosi meminta kepada ayah dari kedua anak dalam angkot tersebut diatas untuk mendiamkan kedua anaknya yang ribut diluar batas, ayah dari kedua anak tersebut langsung meminta maaf kepada bapak tersebut. Ia mengatakan: “Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas keributan yang ditimbulkan oleh kedua anak saya. Saya tahu mereka bertindak diluar batas, namun saya sengaja membiarkan mereka begitu karena baru sekarang saya melihat mereka dapat bermain seperti ini lagi. Sebenarnya kami baru saja melewati hari yang sangat berat dalam hidup kami karena kami baru saja pulang dari pemakaman ibu mereka”. Mendengar hal ini, bapak yang baru terkena PHK tidak dapat berkata apa-apa dan emosinya langsung reda dan mengatakan: “Tidak apa-apa Pak. Saya yang meminta maaf karena terlalu emosi. Anak-anaknya silakan bermain kembali, saya tidak merasa terganggu lagi”.

Suatu hari tetangga dari ibu paruh baya yang memiliki dua anak yang berjualan payung dan es krim merasa kasihan dengan ibu tersebut karena setiap hari selalu bersedih hati. Ia kemudian mencoba membantu ibu tersebut. Setelah mengetahui duduk persoalannya, ia kemudian meminta ibu tersebut untuk mengubah sudut pandangnya. Pada saat hujan, ia diminta untuk memikirkan anaknya yang berjualan payung. Pasti pada hari itu anaknya yang berjualan payung akan mendapatkan keuntungan yang besar karena payung-payungnya banyak terjual. Dan pada saat hari panas/terik, ibu tersebut diminta untuk memikirkan anaknya yang sedang berjualan es krim. Pasti hari tersebut dagangannya laku keras karena banyak orang yang membeli es krim di hari yang panas. Mulai sejak saat itu ibu tersebut selalu bersuka cita.

Kembali kepada pokok bahasan kita sesuai dengan judul yang tertulis diatas. APA ITU MASALAH? Melihat cerita-cerita yang dirangkai dengan nested loops diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa MASALAH ITU ADALAH BAGAIMANA CARA SESEORANG MEMANDANGNYA. Apabila sesuatu itu dipandang sebagai masalah maka hal tersebut akan menjadi masalah. Namun apabila sesuatu dipandang bukan sebagai masalah maka hal tersebut bukanlah masalah. Selamat mengatasi problem Anda :).

~Live a life you want to live & make sure it is useful.