Category Archives: Six Steps Reframing

Berhenti Merokok Dengan Six Steps Reframing

Sehari setelah membawakan training NHT (Neuro Hypnotic Trance-formation) saya mendapat pesan di Blackberry Messenger saya dari salah satu peserta pelatihan yang mengatakan bahwa kebiasaan merokoknya sudah hilang dan dia sudah tidak merokok lagi. Tentu mengetahui hal ini adalah sesuatu yang membahagiakan karena dapat berbagi manfaat dengan orang lain.

Walaupun terapi yang saya lakukan dalam kelas training NLP hanya sebatas demo bagaimana cara menggunakan teknik Six Steps Reframing, namun karena kemauan dan juga belief dari peserta training ini sangat positif dan menginginkan perubahan yang nyata dalam dirinya, maka teknik ini menjadi sangat mumpuni. Berikut saya tampilkan testimoni lengkapnya.

Bagaimana teknik ini bekerja? Bagi Anda yang ingin mengetahui, ini adalah langkah demi langkah dari teknik Six Steps Reframing, sbb:
1. Kenali pola atau perilaku yang ingin Anda ubah, misalnya: perilaku merokok.

2. Lakukan komunikasi dengan bagian pikiran bawah sadar Anda yang menyebabkan perilaku itu.
Selamilah diri Anda dan tanyakan pertanyaan berikut tentang diri Anda, sambil tetap mewaspadai secara pasif untuk melacak dan memberitahukan perubahan apapun pada perasaan tubuh, bayangan penglihatan, atau bunyi yang timbul sebagai tanggapan pertanyaan Anda. Pertanyaannya adalah: “Akankah “Bagian” dari diri saya yang menyebabkan Perilaku Merokok mau berkomunikasi dengan saya secara sadar? Apabila “Ya” tolong berikan tanda baik secara Visual (misalnya: melihat kilatan cahaya), Auditory (misalnya: mendengar suara), atau Kinestetik (misalnya: gerakan ritme jantung)”. Perhatikan salah satu tanda-tanda yang muncul seperti dijelaskan diatas.

  • Apabila jawabannya adalah “Tidak” (tidak ada tanda yang diberikan tubuh) maka ulangi pertanyaan diatas sampai mendapatkan jawaban “Ya”.
  • Apabila jawabannya adalah “Ya” (ada salah satu tanda yang diberikan tubuh) maka silakan maju ke bagian berikut ini.

Untuk mengkonfirmasi bahwa “Bagian” tersebut adalah benar-benar bagian yang bertanggung jawab atas perilaku merokok, mintalah “Bagian” yang menyebabkan perilaku merokok tersebut, sebut saja “Bagian X”, untuk memperkuat tanda kalau ingin mengkomunikasikan “Ya” (misal untuk yang tanda visual: kilatan cahaya semakin terang), dan menguranginya kalau ingin mengkomunikasikan “Tidak” (misal untuk yang tanda visual: kilatan cahaya semakin redup).
Sekarang ujilah tanggapan itu dengan meminta “Bagian” itu mengkomunikasikan “Ya” lalu “Tidak” sehingga Anda dapat membedakan kedua jawaban. Apabila jawabannya adalah “Ya”, maka silahkan maju ke tahap berikut.

3. Pisahkan MAKSUD dari PERILAKU.
Berterimakasihlah pada “Bagian” itu atas kesediannya berkomunikasi dengan Anda. Sekarang tanyakan “Apa manfaat positif dari perilaku merokok” tersebut. Tunggu sampai muncul jawaban verbal dari “Bagian” yang menimbulkan perilaku merokok tersebut (misal: agar percaya diri). Ucapkan terimakasih pada “Bagian” tersebut karena telah mempertahankan manfaat penting ini bagi Anda selama ini. Kemudian, katakan “silahkan kembali ke bagian darimana Anda berasal”.

4. Ciptakan perilaku lain yang lebih positif dan bermanfaat untuk memenuhi maksud tersebut.
Sekarang selamilah diri Anda dan hubungi “Bagian Kreatif” Anda. Mintalah “Bagian Kreatif” untuk mewujudkan tiga pilihan perilaku baru yang lebih positif dan lebih bermanfaat daripada Perilaku Merokok namun tetap selaras dengan maksud Percaya Diri. Mintalah “Bagian Kreatif” ini untuk memberitahu Anda dengan tanda “Ya” kalau ia telah mewujudkan tiga perilaku baru. Sekarang tanyakanlah pada “Bagian Kreatif” ini apakah ia mau menunjukkan pada Anda ketiga perilaku itu. Tunggu jawabannya (misalnya: 1. Berolah raga, 2. Minum Air Putih, 3. Membaca Buku). Ucapkan terima kasih kepada “Bagian Kreatif” atas saran yang sudah ia berikan. Kemudian persilahkan ia kembali ketempat darimana ia berasal.

5. Mintalah “Bagian X” untuk menerima pilihan baru dan tanggung jawab untuk mewujudkannya.
Sekarang tanyakan pada “Bagian X” dari tiga pilihan perilaku yang diberikan oleh “Bagian Kreatif”, perilaku mana yang ia pilih untuk menggantikan perilaku merokok namun tetap memenuhi maksud Percaya Diri. Tunggu jawaban dari “Bagian X” ini (misal jawabannya adalah berolah raga). Pilihan ini dapat dipertegas dengan menanyakan “Apakah “Bagian X” mau menerima pilihan berolah raga untuk menggantikan perilaku merokok namun tetap memenuhi maksud Percaya diri secara komit dan bertanggung jawab untuk mewujudkannya?” Apabila jawabannya adalah “Ya” (biasanya jawabannya adalah “Ya”), ucapkan terima kasih kepada “Bagian X” dan persilahkan ia kembali ke tempat darimana ia berasal.

6. Lakukanlah pengujian ekologis.
Kini selamilah diri Anda dan tanyakanlah kalau ada “Bagian” manapun yang keberatan pada persetujuan yang baru saja dilakukan atau apakah semua “Bagian” setuju dan mendukung perubahan ini. Kalau semuanya mendukung silakan keluar dari trance Anda dan lakukan future pacing untuk mengecek apakah perilaku merokok sudah digantikan dengan perilaku baru. Kalau ada bagian yang tidak mendukung, silakan ulangi lagi proses diatas sampai semuanya setuju (ekologis) atas perubahan yang dilakukan.

Demikian langkah demi langkah dari teknik Six Steps Reframing. Saran untuk pemula, lebih baik didampingi oleh seorang praktisi NLP sehingga dapat membimbing Anda pada saat stuck di bagian tertentu. Semoga bermanfaat.

~Live the life you want to live & make sure it is useful.