Category Archives: State

Apa itu Future Pacing?

Dalam NLP, merasakan pengalaman di masa depan disebut sebagai future pacing. Future pacing merupakan langkah terakhir dari semua teknik dalam NLP dan merupakan hal yang wajib dilakukan untuk menguji sebuah change atau intervensi yang dilakukan berhasil atau tidak.

Penasaran dengan apa itu future pacing dan ingin tahu bagaimana proses dari future pacing bekerja? Berikut ini adalah apa yang dilakukan dalam teknik future pacing, yaitu masuk dalam sebuah situasi masa depan dengan membawa semua sumber daya baru yang ada dan rasakan kembali dalam situasi dimana Anda memiliki masalah sebelumnya. Sebagai contoh, future pacing dalam akhir teknik Change Personal History adalah meminta orang tersebut membayangkan situasi yang sama di masa depan dengan membawa semua sumber daya baru yang dimilikinya. Tugas seorang NLP practitioner adalah memperhatikan dan mengkalibrasi apakah orang tersebut sudah berada dalam keadaan state yang diinginkan atau masih berada dalam keadaan state yang tidak diinginkan (tidak ada perubahan). Apabila masih berada dalam state yang tidak diinginkan, maka itu artinya kita harus menambah sumber daya-sumber daya baru lagi dalam diri orang tersebut. Sebaliknya apabila dalam melakukan future pacing orang tersebut tidak mengalami lagi state yang tidak diinginkan maka itu artinya apa yang kita lakukan terhadap orang tersebut sudah ok atau works (berhasil).

Secara singkat, future pacing adalah test atau pengujian untuk melihat apakah intervensi atau change yang kita lakukan terhadap seseorang tersebut sudah berhasil atau belum. Namun harus diingat, test yang sebenarnya tetap terletak pada kejadian riil (sebenarnya) yang dialami oleh orang tersebut dalam dunia nyata.

Future pacing is a form of mental rehearsal. Ya, future pacing adalah sebuah bentuk latihan pikiran. Mental rehearsal adalah sebuah pola yang konsisten dilakukan oleh top performers, seperti: pembicara, trainer, atlit, musisi, salesman, dsb. Mental rehearsal adalah sebuah latihan dalam bentuk imajinasi yang sangat efektif sebelum sebuah action dilakukan. Hal ini sesuai dengan presuposisi NLP yang mengatakan bahwa “mind and body is part of the same system”. Dengan melakukan mental rehearsal maka akan mempersiapkan dan mengarahkan seseorang  mencapai apa yang diinginkan. Teknik ini sering saya pakai sebelum melakukan training atau memberikan public speaking. Hasilnya luar biasa maknyus!

Memberikan pikiran gambaran-gambaran positif yang kuat maka akan memprogram pikiran untuk bekerja dalam kerangka tersebut. Sukses akan lebih terarah dan lebih mungkin untuk dicapai. Future pacing dan mental rehearsal dapat digunakan setiap hari dalam menghasilkan sebuah perilaku baru. Sangat disarankan untuk melakukan future pacing dan mental rehearsal setiap hari sebelum menjelang tidur.

Repetition is the mother of skills demikian kata Tony Robbins. Berikut ini ada latihan sederhana dari future pacing dan mental rehearsal yang sangat bermanfaat. Sebelum tidur, coba evaluasi lagi hari yang baru saja Anda jalani. Pilih sebuah kejadian Anda melakukannya dengan sangat baik. Masuk kembali dalam kejadian tersebut secara asosiasi, lihat apa yang Anda lihat, dengar apa yang Anda dengar, dan rasakan apa yang Anda rasakan. Setelah selesai, keluar dari keadaan tersebut dan tanyakan pada diri Anda: “Apa yang dapat saya lakukan secara berbeda”, “Apa pilihan-pilihan yang lebih baik untuk kejadian ini?”, “Bagaimana kejadian yang sudah baik ini menjadi lebih baik lagi?” Jawab dalam diri Anda sendiri dan kemudian, masuk kembali ke dalam kejadian tersebut dengan membawa sumber daya baru yang lebih bersumber daya yang baru saja Anda lakukan. Bagaimana kelihatannya sekarang? Apakah lebih baik?

Pilih sebuah kejadian yang lain, namun kali ini adalah kejadian dari pengalaman yang tidak terlalu baik yang Anda alami hari itu. Masuk kembali dalam kejadian tersebut secara asosiasi, lihat apa yang Anda lihat, dengar apa yang Anda dengar, dan rasakan apa yang Anda rasakan. Setelah selesai, keluar dari keadaan tersebut dan tanyakan pada diri Anda: “Apa yang dapat saya lakukan secara berbeda”, “Apa pilihan-pilihan yang lebih baik untuk kejadian ini?”, “Bagaimana kejadian ini dapat menjadi lebih baik lagi?” Jawab dalam diri Anda sendiri dan kemudian, masuk kembali ke dalam kejadian tersebut dengan membawa sumber daya baru yang lebih bersumber daya yang baru saja Anda lakukan. Bagaimana kelihatannya sekarang? Lebih baik bukan?

Apa yang Anda lakukan diatas akan membentuk pilihan-pilihan baru yang lebih bersumber daya dalam diri Anda. Pikiran Anda akan terlatih untuk mengindentifikasi perilaku-perilaku yang kurang baik dan secara otomatis akan menggantikannya dengan pilihan-pilihan perilaku baru yang lebih bersumber daya yang telah Anda latih dalam future pacing dan mental rehearsal sebelumnya. Anda dapat menggunakan teknik ini untuk menghasilkan perilaku baru atau merubah sesuatu untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Selamat mencoba.

~ Live a life you want to live & make sure it is useful.

Tips Merubah State

Setelah kita mengetahui bahwa State dapat mempengaruhi kesuksesan dan kebahagiaan seseorang. Maka sangat menarik untuk dipelajari bagaimana caranya untuk merubah state seseorang.

 Cybernetics Loops

Dengan merubah physiology, internal representation dan atau kedua hal tersebut secara bersamaan maka akan dapat merubah state seseorang. Secara physiology, ada perbedaan yang mendasar antara orang yang berada dalam resource state dengan stuck state.

Orang yang berada dalam stuck state cenderung memiliki physiology: membungkuk, kepala menunduk, mata melihat ke bawah dan lain sebagainya, sedangkan orang yang berada dalam resource state cenderung untuk berdiri tegak, pandangan mantap melihat ke depan, percaya diri, dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui perbedaan kedua bentuk physiology diatas maka sesorang yang berada dalam stuck state dapat merubah state-nya secara instant menjadi resource state dengan cara merubah physiology stuck state menjadi physiology resource state, misalnya: postur tubuh tegak, pandangan mantap melihat ke depan, percaya diri, dan lain sebagainya.

Sebenarnya, teknik-teknik seperti ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa melabelinya dengan teknik NLP, cara merubah physiology sering digunakan oleh para ibu untuk mendiamkan anaknya yang sedang nangis. Perubahan physiology yang dilakukan biasanya adalah ibu meminta anak untuk melihat ke atas dengan mengatakan, misalnya: “Lihat diatas ada cicak”. Pada saat anak melihat ke atas biasanya anak akan berhenti menangis.

Secara internal representation, seseorang juga dapat merubah penyajian informasi di dalam alam pikirannya. Apabila orang tersebut memikirkan hal-hal yang tidak termotivasi maka pikirannya akan menyajikan informasi yang tidak bersumber daya dalam bentuk Visual, Auditory, dan Kinesthetic. Dengan merubah internal representationdalam pikirannya maka orang tersebut akan bergerak dari stuck statemenuju resource state.

Berikut ini adalah beberapa cara sederhana namun efektif untuk merubah internal representation, yaitu:

  1. Bayangkan suatu pengalaman di masa lalu dimana Anda sangat bersumber daya, misalnya: kelahiran anak pertama, menjadi juara kelas, sukses memenangi suatu tender bisnis besar, dan lain sebagainya.
  2. Masuk ke dalam salah satu pengalaman tersebut dan menjadi satu (asosiasi) dengan diri Anda dalam pengalaman tersebut. Lihat apa yang Anda lihat, dengar apa yang Anda dengar, dan rasakan apa yang Anda rasakan pada saat itu (puncak emosi).
  3. Apabila perlu, lakukan penyesuaian kualitas dari VAK dengan merubah kualitas dari Visual (misalnya: lebih dekat, lebih terang, berwarna, dsb.), Auditory (misalnya: suaranya lebih dekat, volumenya lebih keras, kualitas suaranya lebih jernih, dsb.), serta Kinestetik (misalnya: lebih merasakan perasaan yang terjadi saat itu, dsb.)

Biasanya, apabila internal representation-nya dapat dirubah maka state juga akan berubah (dari stuck state menuju resource state).

Berikut ini adalah beberapa tips sederhana lainnya yang juga efektif untuk merubah state dari stuck state menuju resource state:

  • Apabila pikiran sedang ruwet jangan mengurung diri dalam kamar karena hal ini biasanya akan membuat pikiran semakin ruwet. Usahakan untuk pergi ke tempat yang lebih terbuka, misalnya: taman. Tempat yang luas akan membangun state yang resourceful dibanding dengan tempat yang kecil atau sempit.
  • Sadari self talk (berkata dalam hati) pada saat itu. Ganti self talk yang negatif menjadi self talk yang positif dan bersumber daya, misalnya: “Tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi”. “Saya pasti dapat mengatasi masalah ini dengan baik”. “Apa yang saya alami ini akan membuat saya lebih kuat dalam menjalani hidup ini”, dsb.
  • Menarik nafas dan menyadari keluar masuknya nafas dapat membantu untuk merilekskan pikiran.
  • Usahakan untuk memberi input yang positif terhadap internal representation dengan cara merubah kualitas Visual, Auditory,dan Kinesthetic dari yang kurang bersumber daya menjadi lebih bersumber daya.

Dalam konteks sukses, biasakan untuk melihat, mendengar, dan merasakan hal-hal yang positif dan bermanfaat, misalnya

  • Visual
    Mengganti kebiasaan menonton film yang sedih-sedih menjadi film  yang bersemangat dan menambah sumber daya.
  • Auditory
    Mengganti kebiasaan mendengar lagu yang melankolis menjadi lagu-lagu yang bersemangat. Hal ini termasuk juga berlaku untuk ring tone HP yang digunakan karena ring tone HP termasuk auditory yang sering kita dengar setiap hari.
  • Kinesthetic
    Mengganti kebiasaan internal dialog atau self talk yang negatif dan kurang bersumber daya dengan self talkyang positif dan bersumber daya yang menghasilkan perasaan yang bahagia dan bersumber daya juga.

~ Live a life you want to live & make sure it is useful.

State untuk Sukses & Bahagia

Apakah State itu ?

State merupakan istilah yang sering ditemui dalam pembahasan NLP. State merujuk pada sejumlah proses neurological (gestalt of neurological processes) yang berlangsung pada diri seseorang yang terus berlangsung dari waktu ke waktu. Sebuah state adalah gabungan dari kondisi fisik dan mental yang mendasari seseorang dalam berperilaku. Selain itu, state dimana seseorang berada adalah merupakan reaksi bawah sadar terhadap apa yang dialami saat itu.

Sepanjang hari setiap orang akan bergerak melalui serangkaian state, yang mana beberapa diantaranya positif dan beberapa diantaranya negatif. State yang positif akan membuat seseorang bersemangat dan bersumber daya sedangkan state yang negatif akan membuat orang tidak bersemangat dan kurang bersumber daya.

Dalam NLP, state positif sering disebut sebagai Resource State (ketika orang merasa luar biasa dan memiliki pilihan-pilihan yang bersumber daya) dan state negatif sering disebut sebagai Stuck State (ketika orang sadar bahwa hanya tersedia sedikit pilihan atau bahkan tidak ada pilihan sama sekali).

Kesuksesan dan kebahagiaan seseorang sangat ditentukan oleh stateorang tersebut pada waktu dimana ia sedang berada. Apabila ia berada dalam state yang bersumber daya maka mood-nya akan bagus dan dengan sendirinya apapun yang dilakukan oleh dirinya akan terasa mudah dan menyenangkan.

Ambil contoh seorang murid sekolah yang sedang menghadapi ujian, apabila murid tersebut berada dalam state yang positif dan bersumber daya maka murid tersebut akan dapat mengerjakan soal-soal yang diberikan dengan tenang, mudah dan menyenangkan. Selain itu, probabilitas dirinya untuk mendapatkan nilai yang bagus akan lebih tinggi dibandingkan dengan murid lain yang tidak mempersiapkan dirinya dengan baik yang mana hal ini menyebabkan dirinya tidak berada dalam state yang bersumber daya.

State yang positif dan bersumber daya adalah pintu gerbang bagi setiap individu untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Orang yang dari bangun tidur telah memiliki state yang positif dan bersumber daya cenderung memiliki performa yang tinggi di hari itu. Namun, bagi orang yang dari pagi sudah memiliki state yang tidak bagus maka kemungkinan besar akan menimbulkan mood yang jelek bagi orang tersebut dan perilaku yang ditimbulkan cenderung bergerak menjauhi kesuksesan dan kebahagiaan yang diinginkan.

Gambar 1: State

Terdapat dua hal penting yang dapat mempengaruhi state seseorang secara instant, yaitu:

  1. Physiology / Postur Tubuh
    Dengan menyadari postur tubuh (kinestetik) pada waktu dimana seseorang berada dan melakukan penyesuaian atas postur tubuh tersebut maka akan merubah state orang tersebut dari stuck state menuju resourceful state.
  2. Internal Representation
    Internal Representation
     adalah persepsi yang ada dalam pikiran seseorang mengenai “dunia luar” yang diwakilkan oleh gambar(visual), suara (auditory), perasaan (kinesthetic), penciuman(olfactory), dan pengecapan (gustatory). Dengan merubahinternal representation dalam pikiran seseorang maka sebuah state juga dapat berubah secara cepat.

 

Cybernetics Loops

Gambar 2: Cybernetics Loops

Selain mempengaruhi statephysiology dan internal representation juga saling mempengaruhi satu sama lain atau disebut dengan cybernetics loops. Hal ini disebabkan karena “Mind and body is part of the same system”, yang artinya: pikiran dan badan adalah bagian dari sistem yang sama yang saling mempengaruhi satu sama lain. Apa yang terjadi dengan pikiran akan mempengaruhi badan jasmani.

Ambil contoh orang yang pikirannya sedang marah, maka secara otomatis terjadi perubahan pada badan jasmaninya dalam tingkatan tertentu, misalnya: degup jantung lebih cepat, muka memerah, tengkuk terasa tegang, dan lain sebagainya. Demikian juga sebaliknya, apa yang terjadi dengan badan jasmani juga akan mempengaruhi pikiran, contohnya: orang yang sedang sakit gigi akan menyebabkan pikiran orang tersebut uring-uringan.

Lihat Artikel selajutnya : Tips merubah State

~ Live a life you want to live & make sure it is useful.